Fresh Graduate, Pengalaman Melamar Kerja di Jobstreet


Fresh Graduate? Apa yang kalian pikirkan jika mendengar kata itu? Pastinya selalu dikaitkan dengan kata “melamar kerja”. Tentu saja! Karena tujuan dari seseorang setelah lulus kuliah yaitu mencari pekerjaan.

Sayangnya banyak dari lulusan baru saat ini yang menganggur sembari mencari kerja. Namun tidak sedikit juga dari mereka yang lulusan baru langsung diterima bekerja. 

Aku juga seorang Fresh Gradute, yang sampai saat ini juga belum mendapatkan pekerjaan. Ditambah lagi aku lulus di masa pandemi Covid-19 yang hingga saat ini  belum juga berakhir. 

Aku akui, memang sangat sulit mencari pekerjaan saat ini, bahkan aku juga rutin mengirimkan lamaran di setiap perusahaan yang buka. Tiap pagi, bangun tidur aku selalu mengecek email masuk, apakah ada jadwal interview atau tidak. 

Bagi seorang Fresh Graduate pasti sudah sangat mengenal aplikasi atau website yang berkaitan dengan lowongan pekerjaan, salah satunya jobstreet. Aplikasi atau website yang juga paling banyak dipakai oleh lulusan baru dalam mencari pekerjaan, dan aku pun juga pengguna jobstreet.

Kalau ditanya, “apakah kamu sudah pernah mendapat panggilan interview lewat jobstreet?” tentunya aku menjawab, “pernah!”

Bahagia? Pastinya, apalagi bagi seorang fresh graduate seperti aku, hehehe. Aku mendapat panggilan interview lewat jobstreet kira-kira sebanyak 4 kali dari sekian ratus lamaran yang aku ajukan. Sedikit ya? Hehehe, nggak papa sih, yang penting aku udah dapet pengalaman.

Aku mau berbagi pengalaman sedikit nih mengenai lamaran kerja yang akhirnya dapat jadwal interview lewat jobstreet. Jadwal interview yang aku terima itu aku dapat setelah beberapa hari aku apply kerja di website jobstreet. Panggilan interview itu ada yang aku terima lewat email, telepon bahkan dari whatsapp. 

Tahap interview? Aku tidak melakukan semua itu, karena job/kerja yang aku dapat itu aku menyaringnya lagi. Bahkan ada 2 buah dari lamaran kerja yang akan aku ikuti interview itu, alamat perusahaannya tidak jelas, bahkan perusahaannya saja tidak jelas.

Salah satu contohnya, aku nyari-nyari loker di portal jobstreet, nah waktu itu ada perusahaan yang buka loker admin HR dan GA. Aku mendaftar lowongan itu, 2 hari setelah itu, perusahaan tersebut mengundang untuk jadwal interview. HRD perusahaan itu terus whatsapp dan mencoba meneleponku sampai jam 10 malam untuk memastikan ikut atau tidaknya interview. Di saat itu aku mulai curiga, karena tidak mungkin seorang HRD masih bekerja hingga pukul 10 malam, bahakan menelepon. 

Padahal sebelum aku melamar pekerjaan itu di jobstreet, aku udah cek semuanya di google mengenai perusahaan itu. Semaunya terlihat meyakinkan, perusahaannya juga cukup sering aku dengar bahkan dari segi penyampaiannya di deskripsi jobstreet itu sangat menarik. 

Akhirnya aku melepaskan semuanya, aku tidak jadi mengikuti interview itu. Aku takut kalau saja itu benaran penipuan. Soalnya banyak sekali saat ini loker yang di buka ternyata itu adalah loker penipuan yang ujung-ujungnya memeras uang korban.

Tetapi, teman-teman tidak perlu khawatir juga saat melamar kerja di portal jobstreet atau sejenisnya. Karena tidak semua loker yang ada di sana seperti itu. Buktinya teman aku ada dapat pekerjaan lewat portal jobstreet dan sejenisnya itu.

Di jobstreet aku juga ada kok dapat panggilan interview dari perusahaan yang benar-benar ada, alias nggak tipu-tipu. Contohnya aku juga pernah dapat interview dari perusahaan asuransi, sayangnya aku tidak bisa ikut interviewnya karena lagi di perjalanan.

Saran aku buat teman-teman, bagi teman-teman yang mau melamar kerja harus hati-hati. Pastikan perusahaannya harus jelas, kalau pun teman-teman ada yang mendapat panggilan interview dari perusahaan yang teman-teman daftar, tetap pastikan perusahaan tersebut benar-benar ada

Semoga yang lagi nyari pekerjaan segera dapat pekerjaan, dan segala urusannya di lancarkan tuhan. Aamiin.

0 Komentar